Ketahui Apa Saja Perbedaan Telat Haid dan Hamil

Perbedaan Telat Haid dan Hamil – Haid dan hamil menjadi 2 hal yang tidak bisa dilepaskan. Maksudnya, telat haid atau menstruasi juga menjadi salah satu tanda kehamilan. Lebih dari itu, sebenarnya ada perbedaan telat haid dan hamil yang mungkin belum diketahui banyak orang. Tentu dengan mengetahui perbedaan ini, tentu tidak perlu bingung lagi.

Kenapa Telat Haid dan Hamil Mirip?

Perbedaan Telat Haid dan Hamil
Perbedaan Telat Haid dan Hamil

Pertanyaan mengenai perbedaan telat haid dan hamil sering kali dari kebanyakan wanita. Bagaimana tidak, keduanya mempunyai ciri-ciri yang hampir sama seperti terasa nyeri pada perut dan payudara terasa lebih kencang. Kesamaan tersebut bukan menjadi hal yang asing lagi, karena prosesnya sama yaitu ovulasi.

Masa ovulasi dikenal sebagai masa subur yang akan dialami wanita dewasa di setiap bulannya. Pada umumnya masa ovulasi akan terjadi 12-14 hari menjelang menstruasi. Setelah sel telur diproduksi ovarium, maka tubuh akan melepaskan enzim untuk membentuk lubang.

Lubang tersebut memudahkan sel telur menuju rahim. Sedangkan jika berhubungan seksual setelah ovulasi, kemungkinan hamil lebih besar setelah melakukan hubungan seksual. Jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma, maka akan mati dan luruh sehingga mengeluarkan darah haid. Dari sinilah adanya perbedaan telat haid dan hamil.

Perbedaan Telat Haid dan Hamil yang Bisa Dilihat Tanda-tandanya

Berada pada pembahasan utama yaitu perbedaan telat haid dan hamil yang penting sekali untuk diketahui. Setidaknya dengan mengetahui perbedaan tersebut agar lebih tahu apa yang harus dilakukan setelahnya. Lebih jelasnya berikut perbedaan tersebut.

1. Nyeri Payudara

Perbedaan telat haid karena hormon dan hamil bisa dilihat dari nyerinya payudara. Nyeri payudara yang disebabkan karena hamil biasanya akan berlangsung dalam waktu yang lama kurang lebih 1-2 minggu setelah melakukan hubungan seksual dan terjadinya pembuahan.

Sedangkan nyeri payudara karena haid biasanya berlangsung dalam waktu yang singkat kurang lebih 1-2 hari saja sebelum menstruasi. Selain itu, menjelang menstruasi biasanya payudara akan membengkak.

2. Kram Perut

Kram juga menjadi salah satu tanda perbedaan telat haid dan hamil. Penyebab yang disebabkan karena tanda hamil akan terasa sakit dalam satu titik. Lebih tepatnya, rasa sakit tersebut seperti kulit tercubit. Sedangkan untuk selamanya kram perut hanya hitungan jam.

Sedangkan kram perut yang disebabkan menjelang menstruasi biasanya berlangsung kurang lebih 2 hari. Rasa sakitnya seperti diperas isi perut. Bahkan, rasa nyeri tersebut akan terasa sampai ke punggung. Bahkan, sebagian wanita juga akan merasakan nyeri sampai menstruasi berakhir.

3. Flek yang Muncul

Perbedaan telat haid dan hamil yang selanjutnya dapat dilihat dari flek. Pada umumnya flek sebagai tanda hamil akan keluar 1 sampai 2 tetes saja. Sedangkan untuk flek yang keluar tidak berwarna merah, tapi lebih kekuningan dan merah muda. Sedangkan keluarnya flat tersebut hanya 1-2 hari saja.

Flek yang keluar karena haid, akan keluar darah dalam jumlah yang banyak. Biasanya keluarnya darah ini akan berlangsung kurang lebih seminggu. Biasanya darah haid keluar bersamaan adanya gumpalan.

4. Durasi Nafsu Makan

Durasi nafsu makan menjadi salah satu tanda perbedaan telat haid dan hamil. Pada umumnya nafsu makan sebagai tanda kehamilan tidak biasa dan sangat spesifik. Biasanya akan muncul keinginan tiba-tiba untuk memakan sesuatu dan harus segera terpenuhi.

Sedangkan durasi nafsu makan saat haid memang mengalami peningkatan. Namun, makanan yang dimakan cenderung sering yang manis-manis dan asin-asin. Biasanya ngidam yang dialami hanya akan berlangsung singkat.

5. Mual dan Muntah

Adapun perbedaan telat haid dan hamil bisa dilihat dari mual dan muntah yang dirasakan. Biasanya saat hamil akan sering muntah dan mual di pagi hari. Biasanya hal tersebut akan terjadi kurang lebih selama kehamilan. Namun, sebenarnya masih dapat diatasi dengan cara mengkonsumsi makanan yang tidak menyebabkan mual.

Mual dan muntah juga bisa saja terjadi menjelang menstruasi. Biasanya hal ini akan terjadi sebagai tanda pencernaan tidak nyaman. Bahkan, mual dan muntah juga bisa disebabkan karena adanya penyakit lain seperti diare dan perut kembung.

6. Sakit Punggung

Sakit punggung juga menjadi salah satu tanda perbedaan telat haid dan hamil. Kedua kondisi tersebut memang dapat menyebabkan sakit pinggang, tapi mempunyai perbedaan. Sakit pinggang sebagai tanda hamil biasanya akan terjadi saat perut mulai membesar.

Sedangkan sakit punggung disebabkan karena menjelang haid, biasanya akan terasa pada area punggung bawah. Biasanya juga rasa pegal akan sangat terasa dan menjalar sampai betis. Sedangkan untuk durasi sakitnya akan terasa sampai menstruasi berakhir.

7. Rasa Lemas

Perbedaan telat haid dan hamil juga bisa dilihat dari rasa lemas yang dirasakan. Pada umumnya rasa lemas sebagai tanda hamil akan berlangsung dalam jangka panjang, mulai awal kehamilan sampai melahirkan. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon yang terjadi.

Sedangkan kelelahan yang disebabkan karena menstruasi akan hilang begitu saja setelah darah keluar. Rasa lelah saat menstruasi jauh lebih ringan dibandingkan hamil. Solusi yang tepat untuk mengatasi rasa ini yaitu istirahat cukup serta mengatur pola makan.

8. Terlambat Menstruasi

Perbedaan telat haid dan hamil yang terakhir dari masa menstruasinya. Telat menstruasi sebagai tanda hamil biasanya mencapai 1-2 Minggu tanggal yang seharusnya . Telat menstruasi ini juga bersamaan dengan tanda-tanda kehamilan lainnya.

  • Cek : Kumpulan Informasi Hamil Terbaru dan Terlengkap

Sedangkan terlambat menstruasi dikarenakan bukan hamil, biasanya hanya terjadi kurang lebih 5 hari. Sedangkan telat haid ini bisa disebabkan karena beberapa faktor seperti penyakit yang diderita, stres berkelanjutan, perubahan pola makan dan efek obat.

Ciri Ciri Keputihan Tanda Hamil dan Haid

Seringkali keputihan akan keluar menjelang menstruasi dan hamil. Tentu saja keduanya mempunyai perbedaan tersendiri, baik dari segi jumlah, tekstur, warna dan waktu kemunculannya. Agar tidak salah paham, berikut lebih jelasnya berikut ini perbedaan haid dan hamil seperti keputihan.

1. Jumlah Keputihan

Tanda keputihan karena hamil bisa dilihat dari jumlah keluarnya. Pada umumnya saat menjelang haid, keputihan yang keluar tidak terlalu banyak dan tidak berlangsung dalam waktu lama. Sedangkan perbedaan telat haid dan hamil, biasanya jumlah keluarnya lebih banyak.

Indra kenapa tak heran kebanyakan ibu hamil akan merasa tidak nyaman karena celana dalam mudah sekali basah. Sedangkan cara mengatasi agar celana dalam selalu nyaman, bisa menggunakan pantiliner atau celana dalam yang dapat menyerap dengan cepat

2. Warna Keputihan

Keputihan karena hamil sangat berbeda saat menjelang menstruasi. Pada umumnya, keputihan yang keluar karena menstruasi berwarna putih bening. Sedangkan perbedaan telat haid dan hamil, keputihan berwarna putih susu.

Bahkan, tak jarang sebagian wanita akan keluar keputihan berwarna putih kekuningan. Warna keputihan ini masih wajar dan normal. Namun, jika warna keputihan yang keluar berubah menjadi abu-abu atau hijau, mungkin terjadi infeksi dalam vagina dan harus segera konsultasi dengan dokter.

3. Tekstur Keputihan

Adapun keputihan karena hamil yang selanjutnya dapat dilihat dari teksturnya. Pada umumnya saat hamil keputihan yang keluar tekstur cenderung lebih lengket. Namun, saat dilihat juga cenderung lebih cair.

Tentu saja tekstur keputihan ini mempunyai perbedaan telat haid dan hamil. Biasanya saat menstruasi keputihan yang keluar akan cenderung lebih kental. Namun, saat dipegang tidak akan terasa lengket sedikitpun.

4. Waktu Kemunculannya

Adapun perbedaan telat haid dan hamil, keputihan dapat dilihat dari waktu kemunculannya. Keputihan karena hamil, kemunculannya dalam jumlah yang banyak. Bahkan, seiring berjalannya waktu jumlah akan semakin meningkat.

Sedangkan untuk waktu kemunculan keputihan saat hamil bisa berlangsung satu atau dua minggu. Lebih tepatnya kemunculan keputihan ini setelah terjadinya pembuahan. Cara mengatasi keputihan yang berlangsung lama bisa menggunakan pentilaner.

Penyebab Terlambat Haid yang Perlu Diketahui

Membahas mengenai perbedaan telat haid dan hamil memang sering mendapatkan pertanyaan-pertanyaan lain. Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan yaitu apa saja penyebab terlambat haid. Jika pada umumnya penyebab terlambat haid karena kehamilan, ternyata ada penyebab-penyebab lainnya.

1. Faktor Gaya Hidup

Faktor gaya hidup juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Bahkan, terlambat menstruasi juga disebabkan karena faktor gaya hidup. Jika ingin mengetahui perbedaan telat haid dan hamil, bisa dilihat dari faktor gaya hidupnya.

Biasanya kondisi tersebut dapat disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang kurang gizi seperti makanan cepat saji. Begitu juga pola istirahat yang tidak cukup seperti terlalu sering begadang juga tidak baik untuk kesehatan. Inilah kenapa jika ingin sehat, harus menerapkan gaya hidup yang benar.

2. Sedang Menyusui

Membahas mengenai perbedaan telat haid dan hamil memang tidak berhenti sampai disitu saja. Biasanya terlambat haid bisa disebabkan karena sedang menyusui. Hal ini disebabkan karena pada saat itu bayi mengkonsumsi ASI dalam jumlah yang banyak.

Jadi, produksi sel telur semakin berkurang, sehingga memungkinkan telat menstruasi. Hal ini wajar saja terjadi Dan hampir setiap ibu menyusui akan mengalaminya. Jadi, jika mengalami hal yang seperti ini jangan khawatir berlebihan.

3. Masalah Kesehatan

Masalah kesehatan juga menjadi salah satu penyebab terlambat haid. Adapun beberapa masalah kesehatan yang sangat berhubungan seperti gangguan tiroid, menopause, diabetes dan lainnya. Bahkan, terjadinya sindrom ovarium polikistik juga menjadi salah satu penyebab telat haid.

Sedangkan perbedaan telat haid dan hamil tentu saja berbeda. Maksudnya, kemungkinan telat haid yang dialami dikarenakan sebagai salah satu tanda-tanda kehamilan. Jika mengalami hal yang sepertinya ini, tidak perlu khawatir, karena bisa konsultasi dengan dokter.

4. Berat Badan Tidak Normal

Perbedaan telat haid dan hamil sebenarnya tidak jauh berbeda. Namun, jika telat haid bisa disebabkan karena mempunyai berat badan yang tidak normal. Hal ini disebabkan karena berat badan yang tidak normal sangat mempengaruhi perubahan hormonal.

Sekalipun berat badan turun dan jauh dari kata normal, juga dapat mempengaruhi kinerja tubuh seperti telat haid. Lebih tepatnya telat haid disebabkan karena ovulasi terhenti, sehingga tidak terjadi peluruhan.

5. Stres

Stres berlebihan juga dapat menyebabkan telat haid. Ini juga menjadi salah satu perbedaan telat haid dan hamil yang paling umum. Perlu diketahui stres yang dialami sangat berdampak kepada hormon, sehingga bisa memicu berbagai penyakit dan siklus menstruasi tidak akan bekerja.

6. Sindrom Polikistik Ovarium

Sindrom Polikistik Ovarium merupakan kondisi dimana tubuh lebih banyak memproduksi hormon androgen atau hormon pria. Tentunya meningkatnya hormon ini, maka dapat menyebabkan telat menstruasi.

Sedangkan perbedaan telat haid dan hamil tentu berbeda. Saat hamil, produksi hormon ini tidak bekerja, karena darah yang seharusnya keluar sebagai menstruasi digunakan untuk pertumbuhan janin yang ada dalam rahim.

7. Gangguan Tiroid

Perbedaan telat haid dan hamil juga disebabkan karena adanya gangguan tiroid. Saat telat haid, disebabkan karena kelenjar tiroid tidak aktif. Hal tersebut dapat mempengaruhi siklus haid. Inilah kenapa gangguan tiroid harus segera diatasi.

Biasanya dengan pengobatan tiroid yang sedang dijalankan, siklus menstruasi juga akan kembali normal. Tentunya untuk pengobatan gangguan tiroid ini bisa dilakukan dengan konsultasi dokter, setidaknya nantinya dokter akan memberikan arahan.

8. Diabetes

Adapun perbedaan telat haid dan hamil yang lainnya bisa dilihat dari kondisi kesehatan. Jika telat haid bisa disebabkan karena penyakit diabetes yang diderita. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon dengan meningkatnya kadar gula darah.

Selain itu, seseorang yang menderita diabetes juga akan mengalami peningkatan resistensi insulin. Intinya kadar diabetes yang tidak bisa terkontrol dengan baik, dapat mempengaruhi siklus menstruasi tidak lancar.

Cara Memastikan Telat Haid dan Hamil

Jika sudah mengetahui perbedaan telat haid dan hamil, mungkin akan ada saatnya merasakan tanda-tanda tersebut. Jika memang benar, langkah pertama yang bisa dilakukan untuk memastikan telat haid dan hamil yaitu melakukan pengecekan menggunakan test pack.

Pengecekan ini dilakukan dengan tujuan agar lebih pasti tanda-tanda tersebut menunjukkan kehamilan atau menstruasi. Test pack bisa dibeli di toko atau apotek terdekat. Namun, lebih amannya lagi jika membelinya di apotek.

Namun, perlu diketahui pada umumnya kehamilan dapat dideteksi setelah telat haid 10-16 hari. Maka dari itu penting sekali untuk mencatat tanggal haid di kalender. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pola haid setiap bulannya.

Cara Line yang bisa dilakukan untuk mengetahui perbedaan telat haid dan hamil yaitu dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Pastinya dokter akan lebih paham lagi mengenai tanda-tanda kehamilan. Mengingat test pack yang digunakan juga kemungkinan terjadi kesalahan.

Cara Menghitung Batas Telat Haid

Setelah mengetahui pembahasan mengenai perbedaan telat haid dan hamil, petunjuk untuk tahu bagaimana cara menghitung batas telatnya. Perlu diketahui siklus haid setiap wanita berbeda, ada yang pendek dan panjang. Namun, pada umumnya siklus menstruasi kurang lebih 21-45 hari.

Bahkan, setiap orang akan mengalami siklus menstruasi yang berbeda pada setiap bulannya. Meskipun telat menstruasi beberapa hari saja, tidak perlu khawatir berlebihan karena itu merupakan sesuatu yang normal.

Namun, jika terlambat menstruasi sampai 10-15 hari, itu kemungkinan menandakan kehamilan. Setidaknya untuk memastikan siklus menstruasi tersebut, dicatat pada kalender. Pencatatan yang dilakukan ini untuk memudahkan dalam menghitung siklusnya.

Sedangkan jika telat haid yang bukan tanda-tanda kehamilan biasanya hanya 1-5 hari saja. Inilah yang menjadi perbedaan hamil dan haid. Hal ini wajar sekali terjadi dan masih termasuk normal. Beberapa faktor yang menyebabkan telat haid seperti gangguan kesehatan, stress dan lainnya.

Inilah penjelasan menurut Fistara.com mengenai perbedaan telat haid dan hamil yang perlu diketahui. Setidaknya dengan mengetahui apa saja perbedaannya, bisa melakukan penanganan. Misalnya saja jika hamil, bisa melakukan pengecekan lebih lanjut. Jika telat menstruasi, bisa mencari tau apa penyebabnya.